TES
Tampilkan postingan dengan label Tip n Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tip n Trik. Tampilkan semua postingan

Cara Mengembalikan Sistem Windows XP ke Keadaan Sebelumnya

(System Restore)


Artikel ini menjelaskan bagaimana caranya menggunakan alat Pemulihan Sistem (System Restore) untuk mengembalikan sistem komputer anda  pada keadaan sebelumnya. System Restore mengambil "snapshots" dari file-file sistem penting dan beberapa berkas program dan pengaturan registry dan menyimpan informasi ini sebagai restore point. Jika komputer anda tidak berfungsi dengan benar, anda dapat menggunakan restore point ini untuk kembali ke Windows XP pada keadaan sebelumnya dimana komputer anda berfungsi dengan baik. Hal ini juga dapat mengubah script, batch file, dan executable file yang ada pada komputer anda.

Artikel ini ditujukan untuk pengguna komputer pemula sampai level menengah (intermediate).

System Restore tidak akan mempengaruhi file pribadi, seperti e-mail, dokumen, atau foto. Anda dapat mengembalikan file yang telah dihapus jika anda pernah membuat backup file tersebut sebelumnya.

Untuk melakukan System Restore, terlebih dahulu anda harus logon ke Windows sebagai administrator. Jika komputer Anda merupakan bagian dari jaringan, mungkin anda harus meminta administrator sistem untuk bantuan. Untuk memverifikasi bahwa Anda logon ke Windows sebagai administrator, ikuti langkah berikut:

  1. Buka Date and Time dialog box.
    1. Klik Start, lalu klik Run.
    2. Ketikkan perintah timedate.cpl  kedalam Run dialog box, kemudian OK.
  









  


  1. Lakukan salah satu langkah-langkah dibawah ini, tergantung hasilnya.
    1. Jika kotak Date and Time Properties muncul, maka anda sudah log on sebagai administrator. Klik Cancel untuk  membatalkan dialog box ini .
    1. Kotak dialog seperti terlihat pada gambar dibawah ini akan muncul jika anda tidak berhasil log on sebagai administrator.


 

Bagaimana System Restore melakukan tugasnya untuk mengembalikan sistem anda pada keadaan sebelumnya?

 

Ikuti langkah-langkah dibawah ini :
  1. Log on kedalam sistem Windows sebagai administrator.
  2. Klik Start, All Programs, AccessoriesSystem Tools, kemudian System Restore.
  3. Pada halaman Welcome to System Restore , centang opsi  Restore my computer to an earlier time , kemudian  Next.
  4. Pada kotak  Select a Restore Point , klik On this list, klik a restore point, kemudian klik  Next.
Jika muncul pesan akan perubahan yang dilakukan klik saja OK.
  1. Pada kotak Confirm Restore Point Selection, klik Next. Maka System Restore akan memproses sistem Windows XP kembali kepada konfigurasi sebelumnya yang ditunjuk, kemudian Restart komputer anda..
  2. Log on lagi sebagai Administrator, klik OK pada kotak System Restore Restoration Complete . 

 

Jika anda berhasil melakukan langkah-langkah diatas dan sistem komputer berhasil kembali pada konfigurasi sistem sebelumnya seperti yang diharapkan, maka bereslah semuanya.

Semoga bermanfaat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cara Merawat Hard Disk

Merawat hard disk dengan baik adalah sangat penting, karena hardware yang satu ini adalah tempat dimana semua data dan disimpan, dan jika terjadi crash hard disk alias error pada  kebanyakan kasus data yang hilang tidak dapat dikembalikan. Ada software untuk recovery/penyelamatan data serta program yang tersedia untuk  memulihkan data dari hard disk rusak, tetapi hal ini jarang berhasil memulihkan data 100%.

Pertanyaannya mengapa kerusakan hard disk (Crashed) bisa terjadi? dan hal penting apa yang dapat dilakukan untuk mencegah hal tersebut diatas?.

Hard disk crashed disebabkan karena bererapa faktor antara lain, tegangan listrik yang tidak stabil, benturan fisik (misalnya terjatuh atau terbentur dengan keras, pemakaian yang tidak benar dan tentu saja kegagalan mekanis dari hard disk itu sendiri karena keausan dari bagian internal. Untuk itu saya ingin sharing beberapa hal penting agar hard disk  bisa berumur lebih panjang.

  1. Kerusakan hard disk akibat Fluktuasi tegangan listrik dapat dicegah dengan menggunakan stabilisator/stabiliser. Sebagian besar hard disk crashed disebabkan oleh hal yang satu ini.

  1. Kerusakan fisik misalnya terjatuh dari tempat tinggi atau meletakkan hard disk pada  posisi yang salah dapat dicegah dengan menangani hard disk dengan hati-hati pada saat anda  menginstal / menginstal ulang. Ketika menginstal pastikan hard disk pada posisi  duduk sempurna horisontal, jangan biarkan hard disk sampai bergetar atau terguncang.

  1. Lakukan defragmenting/penataan isi hard disk secara teratur dari waktu ke waktu. Apa yang mesti di defragmentasi? Semua file yang terisimpan di berbagai tempat pada hard disk. Data baru yang kita buat di dalam hard disk tidak disimpan sebagai satu file yang berdekatan namun dipecah dan tersebar di berbagai tempat . Ketika user membuat atau mengakses file/data, pada hard disk yang tidak ter-defrag/tertata, jarum pembaca hard disk bergerak kesana kemari untuk mencari fragmen ini, hal ini yang menyebakan jarum pembaca akan bekerja ekstra berat. Oleh sebab itu sangatlah besar manfaatnya jika anda secara berkala melakukan defragmentasi untuk mencegah terjadinya hard disk crashed.

Untuk melakukan defragment hard disk dimulai dari (All Programs / Accessories / System Tools / Disk Defragmenter). Dibutuhkan ruang kosong paling sedikit 15% dari kapasitas hard disk untuk dapat menjalankan defragmentasi ini.
Hard disk juga dapat di program agar melakukan defragment secara otomatis dengan menggunakan schedule task, program ini dapat diakses pada System Tools.

  1. Pengaturan sumber daya listrik (Power Management Tools)  juga dapat digunakan untuk memperpanjang umur dari hard disk anda. Untuk mengakses program ini jalankan :  start / control panel / power options kemudian aturlah parameter sesuai dengan kebutuhan anda.
Pada bagian ini penting untuk membuat pengaturan sumber daya listrik agar hard disk tidak bekerja pada saat komputer tidak digunakan.

  1. Disk Cleanup meningkatkan efisiensi dari hard disk. Langkah ini adalah melakukan penghapusan file dan program yang tidak dibutuhkan lagi secara teratur.

Disk Cleanup dijalankan dengan cara klik Start / All Programs /  Accessories / System Tools, dan  Disk Cleanup.

Demikian beberapa hal yang dapat saya bagikan untuk meningkatkan kinerja dan perawatan pada hard disk, semoga bermanfaat.
Cara Membongkar Password Log On pada Windows

Cara Membongkar Password Log On pada Windows


Menggunakan Password User Account di Windows pada PC kita memang lah perlu, untuk menjaga agar user lain tidak bisa seenaknya melakukan aksi utak-atik pada data kita yang tersimpan di harddisk, apalagi data yang sifatnya sangat rahasia alias confidential strictly.

Tetapi kadang kita sebagai manusia tak luput dari kealpaan, buntutnya lupa deh tuh password hehehe. Makanya dengan ini saya coba memberikan beberapa kiat jika hal diatas terjadi.

Jika  anda lupa password-nya masih memungkinkan untuk di buka,  ada 3 cara seperti terkapar  eeh salah....terpapar dibawah ini :
 
Cara ke I :
1. LOG ON menggunakan  Account Administrator
   Andai nama account yang kita buat sewaktu install windows pada saat awal instalasi 

   kemungkinan account 
   administratornya masih BLANK (kosong). maka gunakan cara sebagai berikut :
   -  Switch on  komputer-nya.
   -  Setelah tampilan logo Bios selesai tekan tombol F8 pada keyboard .
   -  Setelah itu akan tampil menu SAFE MODE, pilih menu yang pertama(SAFE MODE).
   -  Setelah  menunggu Windows Loading maka akan muncul tampilan   user  account 
      yang pernah kita buat  dan juga ADMINISTRATOR,  pilih lah Administrator.
   -  Setelah masuk di account administratornya, klik START, pilih CONTROL PANEL.
   -  Kemudian klik User Account , setelah masuk di menu  USER  ACCOUNT  klik di usernya 

      (user yang hilang passwordnya).
   -  Setelah masuk di account tsb pilihlah DELETED USER PASSWORD lalu klik,  kemudian pilih YES.
   -  Setelah selesai, Reboot komputer, maka kita akan log on kedalam  Windows dengan user account 
      tersebut tanpa password.

Cara ke II :
Jika Log On-nya bukan Administrator ;
Caranya ….
1. Waktu diminta Password,  Tekan ALT + CTRL + DELETE
2. Pada Dialog User hapus nama user, lanjutkan dengan menekan ENTER 
    seandainya masih belum berhasil.
3. Pada dialog user hapuslah nama user tsb, lantas ganti dengan nama Administrator, tekan Enter
     Mudah-mudahan Windows akan terbuka, semoga...!
 
Cara Ke III :
Seandainya semua cara-cara tadi masih belum berhasil juga, saya sarankan anda untuk mencoba OPHCRACK LIVE CD,   agak sedikit berabe memang, karena harus di burning ke CD dulu, lagian file aplikasinya cukup besar

Cara kerjanya adalah : 
Setelah Start on dan sebelum masuk ke Windows terlebih dahulu setting lah BIOS  komputer anda agar bisa booting  pertama CD-ROM bukan boot hard disk, lalu masukkan CD OPHCRACK LIVE yang telah dibakar tadi, udahnya tidur dulu aja deh hehehe, iya nggalah ..... bercanda.

Banyak dari teman-teman yang berhasil dengan cara ini, tapi jangan bongkar Password komputer milik orang lain yaa hihihi.....

Untuk download Aplikasinya silahkan langsung aja ke :  www.lifehacker.com

Semoga bermanfaat, chaooo .....!!

Tip & Trik

Tip & Trik

Cara Menggenjot Koneksi Internet Agar Menjadi Lebih Cepat



Sering kita merasa kesal lantaran keneksi internet sangat lambat ketika  sedang  melakukan browsing atau sedang mengunduh (download) di internet. Kekesalan kita semakin betambah jika kebutuhannya sangat mendesak, apalagi menyangkut dengan tugas kantor, ditunggu pula . Memang tip ini tidak akan menambah kecepatan koneksi internet anda menjadi “Super Express”, tetapi yah lumayan bertambah lah.

Didalam kepentingan ini kita akan men-Disable fungsi  QoSPacket Scheduler. KeQoS merupakan kependekan dari Quality of Service, QoS Packet Scheduler ini sendiri berfungsi sebagai sistem yang memastikan jaringan berjalan dengan baik dan lancar, hanya saja faktanya paket ini memanfaatkan Bandwidth lebih kurang sebesar 20%, lumayan bukan?

Oleh sebab itu lebih baik fungsi QoS Packet Scheduler ini kita non aktifkan saja, caranya adalah sebagai berikut :

  1. Login sebagai Administrator
  2. Klik Start, Control Panel dan klik Network Connections
  3. Klik kanan koneksi yang gunakan, klik Properties
  4. Tampil jendela baru, hilangkan tanda centang pada QoS Packet Scheduler
  5. Klik OK dan tutup semua windows.
 
Mungkin akan berbeda cara untuk versi Windows yang lain. Tetapi pada prinsipnya adalah merubah konfigurasi untuk me-non aktifkan QoS Packet Scheduler.

Setting Koneksi GMail didalam Outlook


Setting Koneksi GMail didalam Outlook
  • Aktifkan menu Tools => Account pada Outlook anda
  • Pada box Internet Account pilih tab Mail
  • Pilih Add untuk menambahkan account baru (Gmail)
  • Isikan nama anda,alamat email (Gmail)
  • Didalam box E-mail Server Names, pilih POP3, Isikan Incoming mail (… dengan : pop.gmail.com
  • Isi Outgoing mail(… dengan : smtp.gmail.com, kemudian klik next
  • Masukkan account name Gmail anda (email address) dengan lengkap, contoh :  lakilaku@gmail.com berikut password-nya, sampai disini pilih Finish
  • Kemudian pada Outlook lagi, Klik Tools, Option , Accounts, pilih GMail (yang telah dbuat tadi), klik Properties,anda akan masuk ke box pop.gmail.com Properties
  • Pilih menu tab Advanced.
  • Isikan kolom Outgoing…(SMTP) = 465 dan centang “This server…(SSL)”
  • Isikan kolom Incoming…(POP3) = 995 dan centang “This server…(SSL)”
  • Pilih Tab Servers dan centang bagian "My server requires authentication"
  • Klik OK.